Jumat, 05 April 2024

PERBEDAAN SERTIFIKASI DAN SERTIFIKAT

 Penjelasan dari judul sudah jelas adalah dari dua hal yang berbeda, berikut adalah penjelasan dari Sertifikasi dan Sertifikat.

 SERTIFIKASI :

Kegiatan yang memiliki tujuan utama untuk memastikan, mengukur dan mengetahui kompetensi individu dalam suatu bidang tertentu, proses Sertifikasi melibatkan ujian yang lebih ketat , penilaian mendalam, dan persyaratan yang lebih ketat untuk memastikan kompetensi yang terukur pada individu. Nilai pengakuan sertifikasi lebih tinggi dari Sertifikat karena proses pelaksanaan uji kompetensinya menggunakan standarisasi kompetensi yang berlaku dan diakui Nasional dan Internasional  di Industri.

Seorang tenaga kerja profesional yang memiliki sertifikat kompetensi tentu memiliki peluang kerja lebih besar ketimbang mereka yang tidak memiliki sebab, mereka telah mendapatkan pengakuan terhadap kompetensi yang ia miliki sesuai dengan skema sertifikasi yang telah diujikan kepadanya.

Para Stake Holder Penguna jasa atau klien akan lebih merasa yakin dalam menggunakan jasa kepada seorang profesional karena telah memiliki sertifikat kompetensi.

Pelaksanaan  Sertifikasi diadakan oleh lembaga sertifikasi profesi terakreditasi yang diakui oleh negara, untuk Tenaga Keolahragaan pada Profesi  Pelatih dan Asisten Pelatih Olahraga sudah ada Lembaga Sertifikasi Profesi yang melaksanakan Sertifikasi yaitu LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI PELATIH OLAHRAGA ( LSP-POR ).



Sertifikat kompetensi memiliki acuan yang jelas berdasarkan standar kompetensi kerja yang diakui memiliki masa berlaku dan diterbitkan oleh BADAN NASIONAL SERTIIKASI PROFESI (BNSP)itulah beberapa keuntungan yang akan didapatkan ketika memiliki sertifikat kompetensi, Jadi, selain memiliki softskill seperti Pelatih Olahraga yang baik, ataupun kemampuan dalam managemen kepalatihan, Sertifikat Kompetensi adalah salah satu hal yang harus dimiliki guna menunjang karir, baik sebagai tenaga professional.

 SERTIFIKAT :

Kegiatan yang memiliki tujuan utama memberi pendidikan dan pelatihan kepada individu dalam suatu topik tertentu, proses pemberian sertifikat cenderung lebih fleksibel dan fokus pada kegiatan, penyelesain kursus, atau program latihan yang diikuti. Meskipun memiilki nilai pendidikan Sertifikat biasanya memiliki pengakuan yang lebih rendah dari pada Sertifikasi dalam hal validitas industri.

Seseorang yang telah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh kelembagaan atau perusahaan berhak memperoleh sertifikat pelatihan yang merangkum aktivitas pelatihan yang diikuti.

sertifikat pelatihan adalah bukti tertulis bahwa seseorang telah mengikuti dan mendapatkan pelatihan dalam kurun waktu tertentu, sertifikat jenis ini tidak memiliki masa berlaku dan diterbitkan oleh lembaga pelatihan, pendidikan, atau konsultan. Sertifikat pelatihan ini umumnya berlaku seumur hidup setelah menyelesaikan pelatihan, peserta dapat mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat kompetensi,

Seseorang yang memiliki kompetensi menjahit namun melakukan pekerjaan sebagai pekerja administrasi perkantoran selama tiga tahun belum tentu masih memiliki kompetensi di bidang menjahit yang didapatkannya tiga tahun lalu. Saat pandemi, tak sedikit pelatihan yang diadakan dalam jaringan (online). Peserta yang mengikutinya mendapatkan sertifikat pelatihan online sesuai dengan tema atau jenis pelatihan yang dibuat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOMPETENSI KOMUNIKASI PELATIH TERHADAP PRESTASI

Kemampuan  teknis  kecabangan  umumnya pasti dikuasai oleh pelatih karena mereka yang berprofesi sebagai pelatih melalui pendidikan formal a...